Breaking News
Agen Poker Online
Cara Daftar Sbobet
Agen Terpercaya
Agen Poker Terpercaya
Agen BandarQ Online
Agen Judi Bola
Agen Domino Online

Cerita Sex Panas Ini Berjudul”cerita-sex-menjadi-liar-akibat-di-perkosa”Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017

Cerita Sex-Kisah sex yang menceritakan akibat tekanan dari orang tua, Dina frustasi dan terjerumus dalam pergaulan bebas. Bahkan dia sampai diperkosa oleh 2 orang pria ketika dia telah selesai mandi. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

cerita-sex-menjadi-liar-akibat-di-perkosa

Cerita Sex

Orang memanggilku Dina, usiaku 22 tahun aku masih kuliah dan kini masih semester 4. Sebenarnya aku udah wisuda tetapi karena aku sering membolos aku selalu tertinggal. Aku terlahir dari orangtua yang sangat over protektif. Mereka selalu mengekangku karena aku anak satu-satunya. Awalnya aku penurut sebagai anak rumahan.

 

Namun lama-lama aku merasa tidak nyaman dengan sikap orangtuaku. Ada baiknya mereka mendidik aku seperti itu tapi jika terlalu over efeknya sangat tidak baik. Aku menjadi pembangkang suka bergaul di luar secara diam-diam. Bahkan tidak tanggung-tanggung aku bergaul dengan orang yang menurutku nakal.

Nakal dalam arti suka minum-minuman keras dugem seks bebas dan segala sesuatu yang dilarang oleh orangtuaku. Aku terlahir sebagai wanita remaja yang cantik dan mempesona. Pria mana yang tidak tergiur dengan kecantikanku. Hingga aku masuk ke dalam pegaulan yang salah tanpa sepengetahuan orangtuaku.

Kuliah pun aku tertinggal tetapi orangtuaku tidak begitu memperhatikan kuliahku. Mereka terus saja memantau pergaulanku. Karena terlalu digenggam aku pun berontak dengan orangtuaku. Aku jadi kasar dan berani dengan mereka. itu semua karena aku sudah terpengaruh pergaulan luar yang keras.

Pulang kuliah aku selalu kumpul-kumpul dengan teman aku. Dikost atau nongkrong dimana saja yang penting aku happy. Aku orang yang mudah terpengaruh, aku ikut kebiasaan mereka. Aku mulai mengenal rokok minum minuman keras bahkan aku berani tidak pulang rumah dengan berbagai alasan.

Untungnya orangtuaku percaya sama aku alasan apapun dia tidak lagi melarangku mungkin juga mereka sudah capek terlalu mengekang aku. Di saat itu aku malah makin menjadi sangat nakal. Cara berpakaianku yang sedikit terbuka aku juga merokok jika kumpul dengan teman. Aku sudah terbawa arus apalagi diantara teman-temanku aku lah yang berduit.

Aku sering mentraktir temen-temen aku, bahkan aku berbohong dengan orangtuaku demi uang jajan yang lebih. Apapun aku lakukan supaya bisa menyenangkan teman-temanku. Aku juga tidak menyadari kalau sebenarnya aku ini di manfaatin teman-temanku. Bagiku tidak masalah yang penting aku mengenal dunia luar tidak hanya di rumah saja.

Banyak yang suka dengan kecantikan aku, tapi aku berlagak sok jaim. Jual mahal lah sebagai wanita biar tidak terlalu di remehkan pria. Pernah aku ketahuan oleh orangtuaku, waktu itu aku sedang nongkrong dengan teman-teman. Aku merokok dengan santainya tiba-tiba dari belakang ada yang menarikku dan ternyata ibuku.

Aku dimarahi habis-habisan di depan temanku. Aku sangat malu, ibu sudah mepermalukan aku di depan umum. Aku diajak pulang ibu ke rumah , sesampainya di rumah aku di ceramahin bapak. Semakin panas telinga aku karena terus-terusan dimarahi. Mereka yang sudah membebaskan aku kini mulai over protektif lagi dengan aku.

Pikiranku waktu itu sangat kesal aku ingin kabur dari rumah. Aku merasa suntuk di rumah karena selalu diperlakukan seperti anak kecil. Malam itu aku berencana kabur dari rumah dengan lewat jendela. Karena kamar aku di kunci dari luar oleh ibu bahkan kuliahku pu dipindah. Aku benar-benar sangat marah dengan kedua orangtuaku.

Setelah 30 menit aku membuka engsel jendela akhirnya bisa juga menghirup udara segar. Aku pergi lewat jendela malam itu. Aku jelas menuju kos an temanku aku juga meninggalkan sepucuk surat untuk kedua orangtuaku agar mereka tau apayang aku rasakan. Aku berlari melompat pagar aku bergegas menuju kost Sari.

Sesampainya di sana aku menelpon Sari. Dia pun membuka pintu kamar kostnya,

“eh kamu Din, kenapa sih kamu malam-malam ke sini?”

“nggak papa Sar aku hanya ingin bermalam disini saja…”

“yaudah terserah kamu saja Din aku sih nggak papa kamu tidur di kostku..” ucap sari.

Aku memutuskan untuk bermalam di kost Sari , temanku.

Semalaman aku kepikiran orangtuaku pasti mereka mencariku dan binggung harus mencari kemana. Namun biarlah aku memang sengaja kabur dari rumah agar mereka tahu apa yang aku rasakan selama ini. Keesokan harinya aku tidak berangkat kuliah aku tidur seharian di kamar. Hingga sore hari aku bangun dan mandi karena seharian belum mandi.

Kamar mandi yang berada di luar kamar membuat aku harus terlihat tampaknsexy keluar darikamar mandi. Teman kost Sari semua heran melihatku mungkin cara berpakaianku terlalu sexy tapi aku tidak terlalu memikirkan omongan orang. Aku orang yang sangat Percaya Diri tidak peduli  apa kata orang terhadapku.

Karena penmapilanku sifatku yang berubah drastic ternyata membawa boomerang terhadap diriku sendiri. Kejadian yang sangat memilukan terjadi padaku. Aku juga tidak tahu aku bisa menjadi seperti ini. Aku diperkosa oleh 2 pria yang satu kost dengan Sari. Berawal dari keluar kamar mandi aku memakai handuk. Kamar sebelah itu ternyata mengintip aku.

Tanpa basa-basi kedua pemuda itu menarikku masuk ke kamarnya. Aku pun terkejut ketika tanganku di tarik kedua pria itu. Hanya menggunakan handuk saja aku masuk ke dalam kamar yang berisi 2 pemuda yang tidak aku kenal sama sekali,

“ngapain kalian..? jangan sembarangan ya…!!!!”

“tenang aja kita nggak ngapa-ngapain kamu kok, cuma kita hanya mau memuaskan gairah kami saja, hha…” ucap kedua pria itu sambil senyum-senyum mesum.

“maksud kalian apa ya? Awas jika kalian mendekati aku…!!!!” teriakku dengan keras.

Mereka tidak menghiraukan perkataanku aku mencoba keluar dari kamar namun kunci pintu sudah di bawa salah satu pria itu. Aku tidak dapat keluar lagi aku gelisah dan binggung. Mereka berdua mendekatiku , berjalan maju ke arahku. Tapi aku mundur dan menjauh, kamar yang sempit itu tidak bisa membuat aku bergerak.

Hingga pada akhirnya mereka menarikk tubuhku. Aku dilempar di ranjang yang kecil itu,

“bbbrruuukkk…..” terdengar keras ketika tubuhku tergeletak di kasur

“mau apa kalian, tolong jangan lakukan ini padaku!!!!”

“kalau kamu kebanyakan menolak aku akan memaksamu lebih keras lagi..”

Aku semakin takut dengan ancaman mereka berdua, aku sangat takut mereka menyakiti aku. Tubuhku yang hanya tertutup handuk itu secara kasar mereka menarik handuknya. Aku tak berbusana dihadapan mereka. Kedua pria itu tampak beringas memandangi kemolekan tubuhku. Mereka seperti berebut ingin menikmati tubuhku.

Kedua lelaki itu namanya Resa dan Bayu, aku tahu karena mereka ngobrol dan suit siapa yang menang dia duluan menikmatiaku. Kala itu Bayu lebih dulu, dia mencium bibirku dengan sangat kasar. Sedangkan resa hanya mengelus-elus tubuhku. Aku menolak di cium pria-pria itu aku memalingkan wajahku, namun Bayu menampar aku dengan keras,

“pplllaaaaakkkk….”

“aaawwww….sakit…!!!! “

Tubuhku sudah di kuasai 2 pria aku tak bisa berkutik yang ada mereka berdua sekongkol untuk menggairahkan aku. Secara bergantian mereka menikmatiku. Bayu menciumiku sedangkan Resa meremas-remas payudaraku. Aku hanya terdiam kurang lebih 10 menit mereka berusaha membangkitkan kegairahanku dan berhasil.

Aku terbawa oleh suasana sinyak-sinyal nafsu itu seketika muncul di dalam tubuhku. setelah aku merasa tenang mereka mulai dengan mengulum putting susuku. Bayu mengulum payudara kanan dan Resa payudara kiri. Posisiku tidur terlentang menikmati setiap sentuhan mereka yang ku rasa sangat nikmat. Putingku yang besar itu dikulum dengan kedua pria itu, mana tahan 2 pria melakukan itu padaku,

“aaaaahhhh….aaaakkkkhh……aaahhhhh…..”

Kepalaku sambil geleng-geleng merasakan kenikmatan itu. Mereka melepas pakaiannya secara jelas aku melihat kedua pria itu tak berbusana. Penisnya yang tegak itu terlihat sangatlah jelas. Oh my God aku diperkosa 2 pria sekaligus. Mereka suit kembali, dan dengan tiba-tiba Resa mengelus-elus memekku dengan lembut. Aku menggeliat manja merasakan kenikmatan sex yang mereke berikan,

“aaaakkkhhh…aaaaaakkkkhhhhh….aaakkkhh…..”

Bayu suka sekali mengulum putingku, dia berada disampingku bermain indah dengan putting susuku. Dia terlihat gemas kulumannya membuat aku tidak tahan. Tangannya yang satu memutar-mutar putingku dan mulutnya masih aktif mengulum puttingku,

“ooohhhh…oohhhhh…aaahhh….lagi….aaahhhh….nikmat…..”

Desahan nikmat sudha keluar dari bibirku tandanya aku sudah merespon mereka. Aku ikutan horny dibuat mereka, rasanya udah nggak bisa lagi di jelasin. Dua pria sekaligus menyetubuhiku. Sedangkan Resa berada di bawah dia sangat asyik memainkan jemarinya. Memekku yang merekah bak perawan itu membuat Resa tampak horny.

Lubang memekku dikulum selakanganku dijilati secara perlahan,

“aaakkkhh….aaaakkkhh….aakkkhh…oohh…..nnikmat sekali aaaaaahhhh…..”

Atas bawah secara bersamaan membuat aku tak kuasa, aku hanya pasrah merasakan kenikmatan itu. Memekku yang lagi mulai tumbuh rambut itu tampak menggemaskan. Resa tak tahan melihatnya dengan keras dia mengangkat kakiku. Aku mengangkang dengan sangat lebar serasa siap untuk dijelajahi penisnya itu.

Ketika itu Resa menjulurkan penisnya tepat didepan lubang memekku. Bayu pun merubah posisinya dia berada diatasku. Penisnya tepat di mulutku dia meminta aku mengulum penisnya. Aku menuruti dia, aku tidak tahu harus bagaimana setelah dia mengajariku aku segera mengulum penisnya. Aku hisap penisnya yang tegang itu. Terdengar rintihan Bayu,

“aaahhh…aaahhhh….aaaaakkkhhh…..”

Resa masih sibuk memasukkan penisnya ke dalam memekku itu. dia memutar-mutar penisnya dilubang memekku dan akhirnya masuk ke dalam memek,

“aaaaahhhh….akkhhhhh.. ohhhh…..” desahanku sambil aku melepaskan penis Bayu.

Resa memasukkan penisnya dengan gerakan maju mundur. Menekan dengan sangat keras hingga seluruh batang penisnya masuk kedalam memekku. Aku terus mengocok penis Bayu dan menghisapnya. Horny ini tak tertahankan serasa sangat melayang di awang-awang. Bayu melepaskan penisnya dan kembali dengan putting susuku.

Resa menekan penisnya maju mundur sesekali di menyuruhku untuk mengangkat pantatku. Serasa penis itu tertancap dan tidak bisa keluar lagi,

“aaaaahhhh….aaakkkkhhhh ….ooohhhhh….”

Aku memang sudah tidak perawan namun pengalaman seks aku kurang luas. Merekalah yang mengajari aku berbagai macam cara seks yang nikmat. Gerakan Resa semakin cepat seperti mempompa agar segera keluar cairan sperma itu. Bayu juga sangat nikmat ketika mengulum putingku,

“aaaahh…ooohhh…bay…ahhhhhh…aakkkkkhhhhhh Resa lagi aaahhhh….”

Aku meminta kedua pria it uterus membuat keinikmatan dan kehangatan pada malam itu. tak lama kemudian sperma Resa keluar dia semprotkan di tubuhku,

“cccccrrooooooottt…..ccccrrroooottt….ccccrrrrooooooottt…..”

Sperma yang kental dan sangat banyak membasahi tubuhku. Resa membesihkan dengan tisu dia tampak puas menikmati seks dengan aku. Kita bertiga berpindah posisi, Resa tidur terlentang sedangkan aku diatasnya dengan gaya nungging. Bayu dari belakang menusukkan penisnya ke dalam memekku. Sungguh posisiyang serba nikmat, semua merasakan kenikmatan sex dan sangat adil.

Resa yang lebih dulu menjelajahi memekku kini dia tiduran dan di depan matanya sudah di sungguhkan kedua payudaraku yang menggantung dengan sangat kencang. Putting susu yang menonjol itu sudah siap dia nikmati. Kedua tangan Resa tampak bersiap meremas-remas payudaraku. Bayu bersiap dengan serangannya dari belakang.

Dia sedang berusaha memasukkan penisnya setelah ujung penisnya masuk dia sedikit begoyang,

“aaaaahhh….ahhhh…..aaaaakkkhhh nikmat sekali ooohhhh…..”

Payudaraku di kulum Resa secara bergantian, nikmat sekali atas bawah. Keduanya sangat kompak memainkan gairah seksnya. Sungguh malam itu begitu indah dan tak terlupakan. Bayu terus menekan penisnya keluar masuk hingga aku lemas. Pantatku ditarik maju mundur agar penis bisa seluruhnya masuk mentok ke dalam memekku,

“aaaaaahhhhh…aaakkkhhhh…..lagi lebih keras….aaakkkkhhh…..oooohhh…..”

Resa yang asyik dengan putting susu itu membuat penisnya kembali tegang. Sesekali penisnya mengenai memekku , bayangkan saja kedua penis itu bergesekan dengan memekku. Coba satu memek bisa di masukin 2 penis. Pasti sangatlah nikmat,

“aaaaahhh….aaakkkhhh…..aakkkkkhh…ooouugh ahh lagi ….lagi ahhhh…..”

Resa menarik putting susuku dengan keras aku menjerit. Sedangkan Bayu juga asyik dengan goyangannya. Aku sangat puas ngeseks dengan 2 pria yang awalnya aku selalu menolak itu. Justru mereka membuat aku ketagihan malam itu. Bayu yang terus berusaha bergerak cepat itu membuat sperma cepat keluar.

Sebenarnya aku ingin lebih lama lagi, cairan dari memekku juga keluar banyak. Meleleh mengalir membasahi penis Resa yang berada tepat di bawah memekku,

“aaaaaahhhhh……………aaaaaaahhhhhhhh lagi ah nikmattt oookkkhhh….”

Aku terus ngeracau erasakan kenikmatan itu. Tak lama kemudian sperma Bayu keluar,

“cccrrrroooottt….cccccrrrroooottt….cccrrroooootttt…….”

“aaaaaaahhhhhh……” desahan Bayu terasa sangat lega.

Sperma itu disemprotkan di punggungku terasa sangat lengket. Resa masih saja asyik mengenyut payudaraku seakan tak mau lepas. Hingga matanya terpejam, aku berusaha melepaskan putting susuku. Resa terbangun, Bayu pun membersihkan badannya dan mereka berdua memakai pakaiannya kembali.

Aku kembali mengenakan handuk dan bergegas keluar dari kamar mesum itu.

Semalaman aku tidak bisa tidur terus membayangkan kejadian barusan dengan 2 pria. Sejak saat itu aku menjadi lebih brutal lagi, seks sudah jadi makanan keseharian. Orangtuaku juga sudah mengetahui perubahan sikapku. Mereka hanya pasrah melihat keadaanku yang berubah 180 derajat itu. Entah kelak aku akan menjadi apa, pergaulan bebas ini membuat aku berantakan.

 

Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*